Friday, July 10, 2009

Negara -koe


Negara ku.....banyak yang telah dikorbankan, keringat, air mata, tenaga bahkan darah sekalipun.Demi terwujudnya negara Berta-Tanah Air-satu, Tanah-tumpah darah satu, Adalah tidak lain INDONESIA. Bergetar tangan ini, disaat menulis kalimat-demi kalimat. Bergejolak rasa nya, darah ini. Ketika melihat saudara-saudara ku masih kekurangan, kepapa-an, dalam kemiskinan yang kian lama kian terasa. Kemana Bung Tomo, Kemana Bung Karno, Bangkitkan Ya Allah dalam nadi, diri, dan jiwa kami, semangatnya. Hadirkan sosok nya. Agar kami selalu tetap prihatin terhadap nasib anak bangsa kami.
Merdeka....apakah slogan, merdeka apakah hanya kata-kata lantang! merdeka apakah hanya dibibir saja, dari belenggu penjajah negara kita. Apakah kita sudah merdeka dari belenggu kemiskinan. Yang saat ini masih dan ada dalam negara-koe. MIris dan tersentuh hati ini, melihat nasib rakyakt-koe. Bernama INDONESIA, masih dalam naungan penjajah. Penjajah yang berubah dan memakai topeng kemiskinan, keterbelakangan, kebodohan, serta penindasan sewenang-wenang terhadap hak hidup diatas BUMI PERTIWI. Oh ..Ibu, maafkan Ananda mu ini, yang bisa bertuturkata di Blog, hanya berkeluh-kesah, namun tidak bisa berbuat banyak melihat nasib anak bangsa ini.
Oh...Ibu pertiwi, ketuklah mata hati para pemimpin kami. agar lebih melihat kedalam lagi, apa dan bagaimana nasib bangsa ini. Nasib para rakyat nya. TIDAKLAH MEREKA TAU, BAHWA TIAP-TIAP KEPEMIMPINAN, AKAN DIMINTA-I PERTANGGUNG JAWABAN, DIHARI AKHIR NANTI. INGAT BAHWA ADA KEHIDUPAN SETELAH KEMATIAN.

Wednesday, July 8, 2009

Menuju Indonesia Yang Demokrasi

Mari kita wujudkan Indonesia yang mempunyai pola pikiran yang maju dan mempunyai martabat yang baik. Dan menjadi contoh buat negara-negara tetangga kita. Mari kita satukan visi dan misi kita, untuk pencapaian Indonesia yang jaya.
Peran serta dan partisipasi sebagai rakyat, haruslah kita dukung demi pencapaian Indonesia kita, indonesia mu, dan Indonesia ku. Singkirkan perbedaan dan sudut pandang yang berbeda, mari kita cari persamaan sehingga kita dapat berjalan dan bergandeng bersama.
Pendewasaan pola pikir dan pola tindak, membuat kita bisa lebih maju cara dan merespon terhadapa kebijakkan pemerintah. Namun juga kita perlu ikut mengawasi apakah kebijakkan itu, hanya buat segelintir orang yang berkepentingan dan mencari untung semata. Hal ini perlu kita amati. untuk memperoleh dan merasakan pemerataan disetiap lini. Baik dari tingkat yang kaya sampai orang miskin sekalipun.
Rakyat hanya orang jelata, yang tidak punya kekuatan. patuh dan menjalankan segala kebijakan dari negara nya. Bumi pertiwi tidak akan rela melihat nasib anak bangsanya menderita menahan lapar. Karena keadaan ekonomi yang kian lama, kian menghimpit hidup.
Apakah kalian merasakan? jawabnya...belum.